Tuesday, 7 November 2017

Perilaku Etika dalam Bisnis


1. Lingkungan bisnis yang mempengaruhi Perilaku Etika

Lingkungan Bisnis yang Mempengaruhi Perilaku Etika Banyak perusahaan yang kurang sukses dalam berusaha dikarenakan kurang jujur terhadap konsumen dan tidak menjaga atau memelihara kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen. Dalam hal ini peran manajer sangat penting dalam mengambil keputusan-keputusan bisnis secara etis. Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap perilaku etika dalam bisnis yang nampak pada ilustrasi berikut :



 a.) Lingkungan Bisnis Seringkali para eksekutif perusahaan dihadapkan pada suatu dilema yang menekannya, seperti misalnya harus mengejar kuota penjualan, menekan ongkos-ongkos, peningkatan efrisiensi dan bersaing. Dipihak lain eksekutif perusahaan juga harus bertanggung jawab terhadap masyarakat agar kualitas barang terjaga, harga barang terjangkau. Disini nampak terdapat dua hal yang bertentangan harus dijalankan misalnya, menekan ongkos dan efisiensi tetapi harus tetap meningkatkan kualitas produk. Eksekutif perusahaan harus pandai mengambil keputusan etis yang tidak merugikan perusahaan.
 b.) Organisasi Secara umum, anggota organisasi itu sendiri saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya (proses interaktif). Dilain pihak organisasi terhadap individu harus tetap berprilaku etis, misalnya masalah pengupahan, jam kerja maksimum.
 c.) Individu Seseorang yang memiliki filosofi moral, dalam bekerja dan berinteraksi dengan sesama akan berprilaku etis. Prinsip-prinsip yang diterima secara umum dapat dipelajari/diperoleh dari interaksi dengan teman, famili, dan kenalan. Dalam bekerja, individu harus memiliki tanggung jawab moral terhadap hasil pekerjaannya yang menjaga kehormatan profesinya. 

2. Kesaling – tergantungan antara bisnis dan masyarakat

Kepedulian pelaku bisnis terhadap etikaKepedulian Antara Pelaku Bisnis terhadap Etika Etika bisnis dalam suatu perusahaan mempunyai peranan yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu bisnis yang kokoh dan kuat dan mempunyai daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan untuk menciptakan nilai yang tinggi. Perilaku etis dalam kegiatan berbisnis adalah sesuatu yang penting demi kelangsungan hidup bisnis itu sendiri. Bisnis yang tidak etis akan merugikan bisnis itu sendiri terutama jika dilihat dari perspektif jangka panjang. Bisnis yang baik bukan saja bisnis yang menguntungkan, tetapi bisnis yang baik adalah selain bisnis tersebut menguntungkan juga bisnis yang baik secara moral. Tolak ukur dalam etika bisnis adalah standar moral. 

Seorang pengusaha yang beretika selalu mempertimbangkan standar moral dalam mengambil keputusan, apakah keputusan ini dinilai baik atau buruk oleh masyarakat, apakah keputusan ini berdampak baik atau buruk bagi orang lain, atau apakah keputusan ini melanggar hukum. Dalam menciptakan etika bisnis perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain pengendalian diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi, pengembangan tanggung jawab sosial, mempertahankan jati diri, menciptakan persaingan yang sehat, menerapkan konsep pembangunan yang berkelanjutan, mampu menyatakan hal yang benar, Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha kebawah, Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama dan lain sebagainya.   

3. Perkembangan dalam etika bisnis

Di Eropa Barat etika bisnis sebagai ilmu baru mulai berkembang kira-kira sepuluh tahun kemudian, diawali oleh Inggris yang secara geografis maupun kultural paling dekat dengan Amerika Serikat, disusul kemudian oleh negara-negara Eropa Barat lainnya. Kini etika bisnis bisa dipelajari, dan dikembangkan di seluruh dunia.Kita mendengar tentang kehadiran etikabisnis di Amerika Latin, Asia, Eropa Timur, dan di kawasan dunia lainnya.Sejak dimulainya liberalisasi ekonomi di Eropa Timur, dan runtuhnya sistem politik dan ekonomi komunisme tahun 1980-an, Rusia dan negara eks-komunis lainnya merasakan manfaat etika bisnis, pemahaman etika bisnis mendorong peralihan sistem sosialis ke ekonomi pasar bebas berjalan lebih lancar. Etika bisnis sangat diperlukan semua orang dan sudah menjadi kajian ilmiah meluas dan dalam.Etika bisnis semakin dapat disejajarkan diantara ilmu-ilmu lain yang sudah mapan dan memiliki ciri-ciri khusus sebagai sebuah cabang ilmu

4. Etika bisnis dan Akuntan                                          
                       
Dalam etika profesi, sebuah profesi memiliki komitmen moral yang tinggi, yang biasanya dituangkan dalam bentuk aturan khusus yang menjadi pegangan bagisetiap orang yang mengemban profesi yang bersangkutan. Aturan ini merupakan aturan main dalam menjalankan atau mengemban profesi tersebut yang biasanya disebut sebagai kode etik yang harus dipenuhi dan ditaati oleh setiap profesi. Menurut Chua dkk (1994) menyatakan bahwa etika profesional juga berkaitan dengan perilaku moral yang lebih terbatas pada kekhasan pola etika yang diharapkan untuk profesi tertentu. Setiap profesi yang memberikan pelayanan jasa pada masyarakat harus memiliki kode etik  yang merupakan seperangkat prinsip­prinsip moral danmengatur tentang perilaku profesional(Agoes, 1996). Tanpa etika, profesi akuntan tidak akan ada karena fungsi akuntansi adalah penyedia informasi untuk proses pembuatan keputusan bisnis oleh para pelaku bisnis. Para pelaku bisnis ini diharapkan memiliki integritas dan kompetensi yang tinggi (Abdullah dan Halim, 2002). Pihak­pihak yang berkepentingan terhadap etika profesi adalah akuntan publik, penyedia informasi akuntansi dan mahasiswa akuntansi (Suhardjo dan Mardiasmo, 2002). Etika profesi merupakan karakteristik suatu profesi yang membedakannya dengan profesi lain yang berfungsi untuk mengatur tingkah laku para anggotanya (Boynton dan Kell, 1996).Kode etik berkaitan dengan prinsip etika tertentu yang berlaku untuk suatu profesi, terdapat empat prinsip di dalam etika profesi (Keraf, 1998) yaitu : 
  1. 1. Prinsip tanggung jawab 
    2. Prinsip keadilan 
    3. Prinsip otonomi 
    4. Prinsip integritas moral
Kesimpulan:

Di dalam persaingan dunia usaha yang sangat ketat ini, perilaku bisnis merupakan sebuah harga mati, yang tidak dapat ditawar lagi. Dalam zaman keterbukaan dan luasnya informasi saat ini, baik-buruknya sebuah dunia usaha dapat tersebar dengan cepat dan luas. Memposisikan karyawan, konsumen, pemasok, pemodal dan masyarakat umum secara etis dan jujur adalah satu-satunya cara supaya dapat bertahan di dalam dunia bisnis saat ini. Ketatnya persaingan bisnis menyebabkan beberapa pelaku bisnisnya kurang memperhatikan etika dalam bisnis. Perilaku etika bisnis mempengaruhi tingkat kepercayaan dari masing-masing elemen dalam lingkaran bisnis. Pemasok (supplier),perusahaan, dan konsumen, adalah elemen yang saling mempengaruhi. Masing-masing elemen tersebut harus menjaga etika, sehingga kepercayaan yang menjadi prinsip kerja dapat terjaga dengan baik.

Sumber:
http://cacabisnis.blogspot.co.id/2016/11/perilaku-bisnis.html
http://veraindriani99.blogspot.co.id/2015/10/perkembangan-etika-bisnis.html
http://wandaargadinata.blogspot.co.id/2013/11/etika-bisnis-dan-etika-profesi-akuntan.html

Sunday, 24 September 2017

Etika Sebagai Tinjauan

Tulisan ini ditujukan untuk memenuhi tugas Bapak Budi Prijanto (Etika Profesi Akuntansi#)

Nama: Bagus Yudha Pratama
NPM: 22214014
Kelas: 4EB22

1.) Pengertian Etika

Etika/eti·ka/ /étika/ n menurut KBBI adalah “ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak)”.

Etika (Yunani kuno: "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan") adalah sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggungjawab.


  • Soergarda Poerbakawatja Etika merupakan sebuah filsafat berkaitan dengan nilai-nilai, tentang baik dan buruknya tindakan dan kesusilaan.
  • Drs. H. Burhanudin Salam Mengungkapkan bahwa etika ialah suatu cabang ilmu filsafat yang berbicara tentang nilai -nilai dan norma yang dapat menentukan perilaku manusia dalam kehidupannya.
  • Drs. O.P. Simorangkir Menjelaskan bahwa etika ialah pandangan manusia terhadap baik dan buruknya perilaku manusia.
  • Maryani dan Ludigdo Mengemukakan etika sebagai seperangkat norma, aturan atau pedoman yang mengatur segala perilaku manusia, baik yang harus dilakukan dan yang harus ditinggalkan yang dianut oleh sekelompok masyarakat atau segolongan masyarakat.
    • Martin Mengemukakan bahwa etika ialah suatu disiplin ilmu yang berperan sebagai acuan atau pedoman untuk mengontrol tingkah laku atau perilaku manusia.
    • Sumber
        https://kbbi.web.id/etika
          https://thelastthree.wordpress.com/tag/etika-menurut-para-ahli/
          2.) Prinsip-prinsip Etika

          Berdasarkan buku yang berjudul “The Great Ideas “ yang diterbitkan pada tahun 1952,dalam buku tersebut diringkas menjadi 6 prinsip dan merupakan landasan prinsipil dari etika.Prinsip-prinsip tersebut adalah:

          ·         Prinsip keindahan

          Prinsip ini didasari pada rasa senang  terhadap keindahan,ada yang mengatakan bahwa hidup dan kehidupan manusia itu adalah keindahan.Maka dari itu etika manusia berkaiatan atau mencakup nilai-nilai keindahan.oleh karena itu kita sebagai manusia memerlukan penampilan yang serasi dan indah atau enak dipandang mata dalam berpakaian,dan menggunakannya pada waktu yang tepat,bukankah tidak etis bila seseorang memakai gaun kekantor atau tidak memakai sepatu kekantor bahkan tidak sepatutnya seseorang menghadapi tamunya dengan menggunakan pakaian tidur.

          ·         Prinsip persamaan

          Menghendaki adanya persamaan antara manusia yang satu dengan yang lain merupakan hakekat kemanusiaan.Setiap manusia yang dilahirkan kebumi masing-masing memiliki hak dan kewajiban,pada dasarnya manusia   memiliki derajat yang sama dengan manusia lainnya.

          Konsekuensi dari ajaran persamaan ras   menuntut persamaan diantara beraneka ragam etnis,watak,karakter atau pandangan hidup yang berbeda-beda.Begitu banyak keragaman etnis

          namun kedudukan sebagai suatu kelompok masyarakat adalah sama.Allah juga telah menciptakan manusia dengan jenis kelaminyang berbeda ada pria dan wanita,begtu juga dengn bentuk fisiknya sangat berbeda,tapi secara hakiki keduanya membutuhkan persamaan dan pengakuan atas hak asasi mereka dan kedudukan dihadapan Allah adalah sama.Etika yang dilandasi oleh pinsip persamaan(equality) dapat menghilangkan prilaku diskriminatif,yang membeda-bedakan dalam aspek interaksi manusia.
          ·         Prinsip kebaikan
          Pada umumnya kebaikan berarti sifat dari sesuatu yang mengakibatkan pujian.Perkataan yang baik mengadung sifat seperti persetujuan,pujian,keunggulan,kekaguman,atau ketetapan,makanya prinsip kebaikan sangat erat kaitannya dengan hasrat dan cinta,misalnya jika kita menginginkan kebaikan dari suatu ilmu pengetahuan maka kita akan mengandalkan obyektivitas ilmiah, pengetahuan,rasionalis, maka yang diperlukan adalah sikap sadar hukum. Jadi prinsip kebaikan adalah prinsip universal.
          ·         Prinsip keadilan
          Keadilan adalah kemauan yang tetap dan kekal untuk memberikan kepada setiap orang apa yang semestinya.
          ·         Prinsip kebebasan
          Kebebasan muncul dari doktrin bahwa setiap orang memiliki hidupnya sendiri serta memiliki hak untuk bertindak menurut pilihannya sendiri,kecuali jika pilihan tersebut melanggar kebebasan dari orang lain.kebebasan manusia adalah kemampuan untuk menentukan sendiri,kesanggupan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,syarat yang memungkinkan manusia untuk melaksanakan pilihan-pilihannya beserta kosekuensi dari pilihan itu sendiri.Oleh karena itu tidak ada kebebasan tanpa tanggung jawab dan tidak ada tanggung jawab tanpa kebebasan.semakin besar kebebasan yang kita miliki semakin besar pula tanggung jawab yang kita pikul.
          ·         Pinsip kebenaran
          Ide kebenaran sering kita pakai dalam pembicaraan mengenai logika ilmiah,sehingga kita mengenal kriteria kebenaran dalam berbagai ilmu,contoh matematika ,tapi ada juga kebenaran mutlak yang dapat dibuktikan dengan keyakinan,bukan dengan fakta yang ditelaah oleh teologi dan ilmuagama.Kebenaran harus dapat ditunjukkan dan dibuktikan agar masyarakat merasa yakin dengan kebenaran. 

          Sumber :
          http://emma-etikadalamorganisasipemerintah.blogspot.co.id/p/prinsip-prinsip-etika.html

          3.) Basis Teori Etika
      • Etika Teleologi
        • Teleologi berasal dari bahasa Yunani yaitu telos yang memiliki arti tujuan.
          Etika teleologi yaitu mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang akan dicapai atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan dari tindakan yang telah dilakukan.
          Teori teleology terdapat dua aliran, yaitu :
          a. Egoisme EtisPandangan egoisme adalah tindakan dari setiap orang yang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya sendiri.
          Egoisme ini baru menjadi persoalan serius ketika ia cenderung menjadihedonistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata sebagai kenikmatan fisik yg bersifat vulgar.
          b. Utilitarianisme
          Berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”.
          Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan.
      • Deontologi
        • Deontologi berasal dari bahasa Yunani yaitu deon yang memiliki arti kewajiban. Jika terdapat pertanyaan “Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak karena buruk?” Maka Deontologi akan menjawab “karena perbuatan pertama menjadi kewajiban kita dank arena perbuatan kedua dilarang.” Pendekatan deontologi sudah diterima oleh agama dan merupakan salah satu teori etika yang penting.
    • Teori Hak
        • Teori hak banyak dipakai untuk mengevaluasi baik buruknya suatu perbuatan atau perilaku. Teori hak merupakan suatu aspek dari teori deontologi, karena berkaitan dengan kewajiban.
      • Teori Keutamaan (Virtue)
        • Keutamaan merupakan posisi watak yang telah diperoleh seseorang dan memungkinkan dia untuk bertingkah laku baik secara moral.
          Contoh sifat keutamaan yaitu :
          a. Kebijaksanaan
          b. Keadilan
          c. Suka bekerja keras
          d. Hidup yang baik   
        Sumber :
        http://putrioktavianii.blogspot.co.id/2014/11/basis-teori-etika.html
        4.) Egoism
           Egoism merupakan suatu bentuk ketidak adilan kepada orang lain. Inti dari pandangan egoism adalah tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar kepentingan pribadi untuk memajukan dirinya sendiri. Hal seperti ini juga dapat dijadikan satu – satu tujuan dari tindakan moral setiap manusia. Egoism ini baru menjadi persoalan serius ketika seseorang cenderung menjadi hedoistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata – mata sebagai kenikmatan fisik yang bersifat vulgar.
                 Fokus dari teori ini adalah One should always act in one’s own best interestSelf interest berbeda arti denganselfishness karena memenuhi kepentingan pribadi ( self interest ) merupakan sesuatu yang baik, sedangkanselfishness terjadi ketika pemenuhan kepentingan pribadi merugikan pihak lain.
              Egoism tidak cocok dengan kegiatan manusia sebagai mekhluk sosial. Egoism tidak mampu memecahkan masalah ketika perselisihan muncul.  



          Sumber :
          http://anastasiamonita.blogspot.co.id/2012/10/egoism.html

          Opini/Kesimpulan

          1. Etika adalah sebuah tolak ukur baik dan buruk tentang hak dan kewajiban moral yang mencakup konsep benar, salah serta tanggungjawab.
          2. Prinsip etika mencakup prinsip keindahan, prinsip persamaan, prinsip kebaikan, prinsip keadilan, prinsip kebebasan dan prinsip kebenaran.
          3. Basis teori etika ada 4 yaitu, teori teleologi, teori deontologi, teori hak, dan teori keutamaan.
          4. Egoism adalah tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar kepentingan pribadi untuk memajukan dirinya sendiri.

Friday, 21 April 2017

Conversations Command and Request

Aldi Fajrin (20214739)
Bagus Yudha Pratama (22214014)
Dicky Wahyudi (23214055)
3EB22

Conversations Command and Request

Conversations take place at Romi house.
BambangHey how are you?
RomiHey I’m good. Wow you look nice.
BambangHaha Thanks. Where is Dina?
RomiShe is still at home. Packing some stuff, anyway yesterday I saw rani and she asked me to tell you that she already had someone to take her to the hospital.
BambangOuh thanks, I just wanted to ask her that again.
RomiHohoho You’re welcome.
Dina enters Romi house.
Dina(Shout with high note to romi). What ? You haven’t dressed up yet ?
RomiHeyhey.. Please be patient. Its still 9 o’clock. I am going to dress in 5 minutes.
DinaWell you better hurry, I’ve called our cab and it should be here in any minute.
BambangYeah Rom, we are all ready to go, but you. Just go up there and put some nice clothe.
RomiWait a minute okay.
(The cab is coming teeet teet)
DinaHey, Rom. The cab is ready, you better hurry!
RomiOkay I’m done.
BambangOkay, let us go now.
RomiWait Dina, could you please let me sit at front, beside the driver ? I’ve got a litle headache and nause.
DinaYeah allright, i’ll just sit at the back then.
At the Library.
DinaLet’s split up, and meet again in here after we are done.
At the counter check.
DinaHello mister, I want to return these four books.
The counter staffBut two of these were due on Monday. You’re late by three days. I’m afraid you’ll have to pay the fine.
DinaOh yes, I know that. But … I was sick and have not been able to come to library these four days. You condone the delay under special circumstances, don’t you? And my sickness is a special circumstance, isn’t it?
The counter staffYes, it is. But you must talk to the librarian. My duty is just to charge the fine if it is due according to the rules
DinaVery well, I’ll see the librarian. Meanwhile, could you please issue me with these two books. Oh, wait a minute. I want another book too. Let me go to the racks and find out that one also.
The counter staffOK, I’ll wait and lend you all the three together.
A minute later
DinaHere’s the book I wanted. Now please issue them.
The counter staffWould you sign here, please? And here?
DinaOh, I want to point out something. In this book, one page is missing. It’s page 231. You can have a look.
The counter staffOh, my god. Somebody has torn it away! How callous! (high note)
DinaPlease be patient mister!
The counter staffOh, sorry. But I must stamp page 230 to indicate that page 231 has been torn out.
DinaIs this necessary?
The counter staffYes, very necessary. Otherwise this may be blamed on you, or the next borrower after you.
DinaThat’s all right.
The counter staffYes, very necessary. Otherwise this may be blamed on you, or the next borrower after you.
A couple of hours later after returning the books at the meeting point
RomiHey Din. Are you done?
DinaYeah, What about you?
RomiI’m done too.
DinaGood, where is Bambang?
RomiOh, right I forgot to tell you. Bambang already go home, his mother told him to go home immediately.
DinaOkay, Shall we go home too then?
RomiOkay, Let’s go!

Friday, 24 March 2017

Command And Request

Aldi Fajrin (20214739)
Bagus Yudha Pratama (22214014)
Dicky Wahyudi (23214055)

Definisi : “Command and Request” adalah kalimat perintah/permintaan dengan kata ganti orang kedua. Command (perintah) dan request (permintaan/permohonan).
Command (Kalimat Perintah)
kalimat command biasanya diiringi dengan kata-kata perintah, dan umumnya kalimat command digunakan oleh orang yg lebih tua kepada orang yg lebih muda, karena pembawaannya terlihat lebih tegas dibandingkan dengan kalimat request. Spesifikasinya, kata-kata perintah pada kalimat command ditambah dengan“lah” dan diakhiri tanda seru (!).

Untuk membuat kalimat perintah kita bisa menggunakan kata “command, order, tell, ask, must,  and shall”.

Contoh Kalimat:
My mother commanded me to help her. (Ibuku memerintahku untuk membantunya)
The teacher ordered the students to do the exercise. (guru memerintah murid-murid mengerjakan latihan)
I told you to be quiet. (Saya menyuruhmu diam)
He asked me to open the window. (Dia memerintahku untuk membuka jendela)
You must go home now. (Kamu harus pulang sekarang)
This table shall be cleaned. (Meja ini hendaknya dibersihkan)

CATATAN:
Kata “command, order, & tell” merupakan verb (kata kerja). Sedangkan kata “ask” digunakan dalam causative, dan kata “must & shall” merupakan modal auxiliaries.

Be + Adjective

Contoh Kalimat:
Be quiet! (Diamlah)
Be ready. (Bersiaplah)
Be careful! (hati-hatilah)

Let us (Let’s) + Infinitives

Contoh Kalimat:
Let us go now. (Mari kita pergi sekarang)
Let’s study together. (Mari kita belajar bersama)
Let’s find the way out. (Mari kita menemukan jalan keluar)


Request (Permintaan)

Kalimat request biasanya diiringi kalimat permintaan/permohonan, bisa dibilang kalimat perintah, namun terlihat lebih halus/sopan saat menggunakannya. Kalimat request biasanya digunakan oleh orang yg lebih muda kepada orang yg lebih tua. Spesifikasinya, kalimat request terdapat katatolong (please) dan terdapat kata bantu “would, could dan can”.

Can you/ Could you

Contoh Kalimat:
Can you help me, Please! (Dapatkah anda menolongku!)
Could you open the gate. (Bisakah kamu membukakan gerbangnya)

Will you/ won’t you

Contoh Kalimat:
Will you pick me up ? (Maukah kamu menjemputku?)
Won’t you send the letter? (Maukah kamu mengirim surat ini?)

Would you like to

Contoh Kalimat
Would you like to drink this tea, please. ( Maukah anda meminum teh ini)
Would you like to lift this chair, please. ( Maukah anda mengangkat kursi ini)

Would you mind

Contoh Kalimat:
Would you mind finishing it first? (Tidak keberatankah anda untuk menyelesaikannya dahulu?)
Would you mind watching film with me? (Tidak keberatankah anda menonton film dengan saya?)

Thursday, 29 December 2016

Aplication Letter

Bagus Yudha Pratama
Jl. Pinang 1 No.11G, Pondok Labu, Jakarta Selatan
Kelurahan Pondok Labu
Cilandak,  South Jakarta City
DKI Jakarta,  12450
85726195614
prathama355@gmail.com

26 December , 2016

PT. Bakrie Pipe

Jl. Raya Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi-17131
Jawa Barat Indonesia



Dear Sir/Madam


I am response to your advertisement for  Management Accounting  at your official website.

I am a fresh graduate of  Bachelor of Accountancy at Gunadarma University and would like to make the best use of my skills developed during my university study.  I can work under pressure and work well as a team or individually. My communication skills in Indonesian or English quite well.

In my current position at PT. Bakrie Pipe as a Management Accounting.  I mastered some accounting software results from my college major in accounting such as Zahir, DEA and MYOB. and I also master microsoft office microsoft excel especially useful for accounting.

Thank you for your time to read my application letter. I hope you will interest to my skill and you can give me chance to interview with you.


Your sincerely

Bagus Yudha Pratama  S.E

Curriculum Vitae

CURRICULUM VITAE

PERSONAL INFORMATION                                                       

NAME                     : Bagus Yudha Pratama
DATE OF BIRTH    : Wonogiri, 19 June 1996
ADDRESS               : Jalan Pinang 1 No. 11G, Pondok Labu, Jakarta Selatan
STATUS                 : Single
RELIGION             : Islam
NATIONALITY    : Indonesia
MOBILE PHONE : 085726195614
E-MAIL                  : prathama355@gmail.com

EDUCATIONAL BACKGROUND
2002 – 2007             : Al Mujahidin Elementary School, Yogyakarta
2007 – 2010             : Junior High School 1 of Karangmojo, Yogyakarta
2010 – 2013             : Senior High School 2 of Playen, Yogyakarta
2013 – 2018             : Gunadarma University, Depok – Indonesia
Faculty of Economics Bachelor Degree of Economics.
My GPA is 3.30(4.00 scale)
SKILL

Soft Skill         :Team Management, and Good in Communication
Computer        :Windows Operating Systems, Ms.Word, Ms.Excel, and Ms. Power Point
Language        : Bahasa Indonesia (Native), English (Enough)

ORGANIZATION AND SEMINAR EXPERIENCE

  • Diskusi Publik Gunadarma 18 April 2016 

Saturday, 26 March 2016

34 Kontainer Buah Ilegal Berhasil di Gagalkan di Surabaya

Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya menahan 34 kontainer pir, jeruk, dan apel ilegal setara 609.986 kilogram di Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur.

Bebuahan ilegal itu berasal dari China diimpor PT DPM, yang sudah sebelas kali melakukan aksi serupa, tanpa disertai surat jaminan kesehatan. Dicurigai di dalamnya terdapat telur lalat buah, ini adalah organisme penggangu tumbuhan yang belum ada di Tanah Air.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan apabila lalat tersebut masuk ke Indonesia, para petani buah berpotensi merugi sampai Rp2,2 triliun rupiah. Hal ini berkaca kepada Jepang yang pernah terkena wabah penyakkit lalat buah sehingga gagal panen sampai 50%.

“Impor ini isi depannya pir untuk kelabui petugas kita, di dalamnya jeruk dan apel. Ini bisa menimbulkan kerugian bagi Indonesia jika lalat buah benar masuk ke Indonesia,” katanya usai penggeledahan buah impor ilegal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Amran berjanji akan mengerahkan jajarannya agar memperketat pengawasan importasi buah-buahan. Selain ini juga harus ditingkatkan intensitas pemeriksaan dan kontrol terhadap semua peti kemas yang masuk dari berbagai pelabuhan.

 Sayang Kementerian Pertanian tidak melirik pengetatan impor pir sebagai opsi. Buah bebas bea masuk ini kerap dijadikan kedok oleh importir untuk menyelundupkan buah lain, seperti jeruk dan apel yang seharusnya dikenai bea.

"Tidak . Regulasinya sebetulnya sudah jelas, yang dokumennya tidak sesuai dan tidak lengkap pasti ditahan dan dimusnahkan. Sekarang yang penting pengetatan pengecekan dan kontrol setiap saat,” ucap menteri pertanian.

Sejumlah 34 kontainer buah-buahan ilegal ini disinyalir melanggar Pasal 5 Undang-Undang No. 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Ancaman pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp150 juta. Dalam Pasar 31 opsinya penjara setahun dan denda Rp50 juta.

Kesimpulan :
Impor ilegal semakin banyak terjadi akhir-akhir ini di Indonesia, para pengimpor buah banyak menggunakan cara unruk mengelabuhi petugas. Dengan adanya buah buah yang bebas biaya bea, ini dijadikan kesempatan untuk para pengimpor melakukan penyelundupan buah yang harusnya dikenakan biaya bea. Pada kasus ini sudah sangat tepat dengan penggunaan  Pasal 5 Undang-Undang No. 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, untuk menjerat para pengimpor ilegal. Dengan impor ilegal ini dapat terjadi kemungkinan masuknya lalat buah ke Indonesia dan dapat merugikan para petani lokal hingga menderita kerugian mencapai Rp2,2 triliun. Pengetatan pengecekan saat dipelabuhan dan kontrol bisa menjadi salah satu cara untuk mempersulit masuknya buah ilegal di Indonesia.

Sumber :
http://industri.bisnis.com/read/20160304/99/525167/balai-karantina-surabaya-gagalkam-impor-609.000-kg-buah-ilegal